Arongan Bireuen – Guna memastikan kesiapan mental dan teknis para siswa menjelang ujian utama, SMK Harapan Ummat sukses melaksanakan Gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Gelombang Kedua. Kegiatan simulasi ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 12 hingga 15 Oktober 2026, bertempat di laboratorium komputer sekolah, Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.
Pelaksanaan gladi gelombang kedua ini dibagi ke dalam 3 sesi setiap harinya. Pembagian sesi ini bertujuan untuk memastikan seluruh siswa tingkat akhir, baik dari program keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB) maupun Teknik Sepeda Motor (TSM), dapat mengikuti simulasi dengan optimal dan fokus.


Kelancaran jalannya simulasi berbasis komputer ini didukung penuh oleh tim teknis sekolah yang sigap. Proses komputasi dan jaringan dikawal langsung oleh Teknisi Febrian Syahputra, S.Tr.T., bersama Proktor Wilda Syahara, ST. Keduanya bersiaga sepanjang pelaksanaan ujian untuk memantau sinkronisasi server dan membantu siswa jika terjadi kendala pada sistem.
Kepala SMK Harapan Ummat, Rahmadani, S.Pd., M.M., Gr., menyampaikan apresiasinya atas kerja keras tim teknis serta semangat para siswa. Beliau juga menjelaskan bahwa keterbatasan perangkat bukan menjadi penghalang bagi sekolah untuk memberikan fasilitas terbaik. Pada gladi kali ini, sekolah memaksimalkan infrastruktur yang ada dengan menggunakan kombinasi perangkat berupa 6 unit komputer, 12 unit Chromebook, serta 5 unit laptop yang dipinjam pakai untuk memenuhi kebutuhan ruang ujian.
“Gladi gelombang kedua ini sangat penting agar anak-anak terbiasa dengan atmosfer dan mekanisme ujian yang sesungguhnya. Kami sangat berterima kasih kepada para guru yang telah meminjamkan laptopnya demi kelancaran simulasi ini. Sinergi ini membuktikan komitmen kita bersama dalam mengantarkan siswa menuju kelulusan yang gemilang,”


Hingga hari terakhir pelaksanaan pada 15 Oktober kemarin, seluruh rangkaian gladi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dengan suksesnya agenda ini, SMK Harapan Ummat semakin optimis menghadapi ujian TKA utama mendatang demi melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
